Penyebab Mesin Diesel Pada Genset Gagal Start!
Permasalahan
mesin yang sulit dihidupkan atau gagal start sebenarnya tidak hanya menyerang
mesin diesel saja, melainkan juga mesin berbahan bakar bensin yang sama
rentannya dengan masalah ini. Perusahaan yang menawarkan layanan rental genset Jakarta, PT Quality
Technic menjelaskan bahwa mesin diesel adalah mesin yang paling sering
mengalami hal ini.
Alasannya
sederhana, hal ini dikarenakan mesin diesel memiliki siklus kerja yang ekstrim
dibandingkan dengan mesin lainnya. Secara umum ada 2 jenis mesin diesel yang
bisa ditemui saat ini. Yakni :
ü
Diesel
Konvensional, yakni mesin diesel yang menggunakan sistem bahan bakar
konvensional. Contohnya adalah mesin diesel yang digunakan genset.
ü
Diesel
Commonrail, adalah inovasi dari mesin diesel yang sudah dilengkapi dengan
teknologi Electronic Injection. Sehingga pasokan bahan bakar menjadi lebih
terkendali. Contohnya adalah mesin diesel pada SUV.
Masalah mesin
yang sulit hidup jika distater bisa terjadi pada kedua jenis mesin ini. Namun
pada beberapa kasus, PT Quality Technic, penyedia jasa rental genset Jakarta
menjelaskan bahwa diesel berteknologi commonrail lebih sensitif sehingga jika
tidak dirawat secara tepat bisa mempercepat masalah ini. Ada beberapa penyebab
mesin diesel yang gagal start. Yakni :
![]() |
| rental genset jakarta |
·
Tekanan
Kompresi Rendah
Mesin
diesel merupakan self combustion engine yang melakukan proses pembakaran tanpa
memerlukan percikan api. Hal ini bisa terjadi karena suhu udara saat dikompresi
melebihi titik bakar solar. Jika tekanan kompresi turun, suhu saat kompresi
juga turun dan otomatis solar akan sulit terbakar.
Hal
inilah yang menyebabkan mesin diesel pada genset menjadi sulit dinyalakan atau
gagal start. Menurut penyedia jasa rental genset Jakarta, PT Quality Technic,
tekanan kompresi yang turun bisa ditimbulkan karena masa udara di dalam ruang
silinder berkurang saat langkah kompresi. Hal ini juga bisa disebabkan karena
adanya kebocoran pada mesin.
·
Tekanan
Bahan Bakar Menurun
Baik
mesin diesel konvensional maupun commonrail, keduanya sama-sama memerlukan
tekanan bahan bakar karena tanpa tekanan trersebut, solar tidak akan keluar
dari injektor. Tekanan bahan bakar ini juga tidak tanggung-tanggung, karena
bisa mencapai 2000 kg/cm2. Terbayang betapa besarnya tekanan bahan bakar
tersebut?
Oleh
karena itu, pada sistem bahan bakar diesel, Anda akan menemukan selang berbahan
besi. Salah satu prinsip kerja mesin diesel adalah fuel system, yakni dengan
membuka noozle pada injektor pada saat langkah usaha, sehingga solar bertekanan
tinggi akan otomatis keluar dalam bentuk mengabut.
Jika
tekanan bahan bakar menurun, otomatis bahan bakar tidak akan mampu melawan
tekanan kompresi. Karena jika mampu keluar pun tidak akan dalam bentuk
mengabut. PT Quality Technic, penyedia jasa rental genset Jakarta menjelaskan
bahwa penyebab tekanan solar ini bisa menurun karena kerusakan pompa injeksi.
![]() |
| rental genset jakarta |
·
Busi
Pijar Bermasalah
Busi
pijar atau yang biasa disebut dengan glow plug memiliki fungsi yang sangat
penting. Khususnya disaat cold start, glow plug akan membantu suhu kompresi
melawati titik bakar solar hingga terjadi pembakaran.
Glow
plug ini diperlukan karena saat suhu mesin cukup dingin, seperti dipagi hari
atau mesin genset berada di daerah bermusim dingin, suhu yang dihasilkan
kompresi mesin juga akan merambat ke setiap komponen mesin.
Hal
ini menyebabkan suhu akhir saat solar diinjeksikan ke ruang bakar, tidak mampu
melewati titik bakar solar.
Demikianlah
informasi tentang penyebab genset dengan mesin diesel mengalami masalah gagal
start. PT Quality Technic, penyedia jasa rental genset murah berharap agar
informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda yang mengalami masalah genset gagal
start.



Komentar
Posting Komentar